Kemenangan Kazakhstan Conquer Emas Pria Bersepeda Jalan

Emas menyambar driver 25-tahun di jalan sepeda kompetisi balap secara dramatis dengan menggunakan sepeda balap. Di garis finish kecamatan depan bercabang jalan setelah jarak 150 kilometer. Lutsenko, 78 UCI peringkat pembalap adalah salah satu pembalap yang disukai dari awal karena prestasinya. Kemenangan Kazakstan bukan untuk pertama kalinya. Karena sebelumnya juara dunia Kazakstan U23 di tahun 2012 juga pembalap Kazakhstan. Setelah memenangkan pertama Vuelta Espana kelima estape 2017. Salah satu kejuaraan besar UCI selain Tour de France dan Giro D’italia.

Lutsenko juara juga Asian Games 2014 di time trial percobaan dan waktu tim individu. Serta kejuaraan peringkat kedelapan Gunia tenang sikap 2017. Pembalap yang memenangkan pertempuran yang sangat ketat sebelum garis finish. Terhadap pembalap Jepang Fumiyuki Beppu 35 tahun dengan catatan waktu 25,25 menit jam.

Kemenangan Kazakhstan Conquer Emas Pria Bersepeda Jalan
Kemenangan Kazakhstan Conquer Emas Pria Bersepeda Jalan

Kemenangan Kazakhstan Conquer Emas Pria Bersepeda Jalan

Beppu juga muncul di Giro D’Italia dan juara di Asia tahun 2008. Hanya beselisih ban depan dengan Lutsenko ketika garis finish. Posisi ketiga ditempati oleh pembalap dari Thailand Nafuti Liphongyu dan Paerapol Changchiangkwang. Lainnya pembalap Jepang Hideto Nakane tempat kelima.

Sejak tanjakkan kedua curam setelah keluar kota Subang. Pembalap kelima untuk melepaskan diri dari peleton dan tidak pernah melihat kembali ke tiga kilometer sebelum finish. Jang Kyunggu pengendara seperti Korea berusia 28 tahun. Siapa yang memenangkan Asian Games 2014 sempat memimpin sendirian meninggalkan peleton untuk 20 kilometer sebelum finish.

Bersepeda medan

Di bidang setelah tanjakan Subang, pembalap peringkat UCI 297 peleton dan akhirnya tertangkap balik. Sebanyak 57 pembalap dari 19 negara mengambil bagian dalam balap sepeda nomor jalan raya di Subang, Jawa Barat. Sama seperti hari sebelumnya, ribuan orang menyambut antusias balap sepeda ini. Sejak di kota Subang dan sepanjang jalan, warga bertemu dan menyorakan mengekang driver mendekat.

Jang yang memisahkan diri sekitar 20 km dari awal dan terus memimpin sendiri. Dengan selang waktu sampai tiga menit dari peloton. Kemudian dikejar oleh pembalap dari Cina Yikui Niu dan Hyun Than Than Vietnam. Ketiga terus alternatif memimpin dan membuat jarak dengan plenton sekitar 2 menit. Iran Mohammed Ganjkhanlou pengendara mengejar di belakang diikuti plenton tiga pembalap memimpin tim Kazakstan.

Para pembalap kecepatan di jalan mendatar mencapai 45-50 km / jam dan turun lambat di jalan sampai. Driver berpacu dengan Kazakstan memilih disiplin dalam kelompok besar. Di belakangnya adalah pembalap dari Hong Kong, Uzbekistan dan Iran. tim pemenang Kazakstan adalah yang paling berpengalaman karena semua pengendara profesional pengendara tim Astana. Teamwork Kazakstan estetis sangat rapi.

Mereka bergantian memimpin peloton dan sopir yang bertugas mengorganisir pasokan minuman dan makanan dari mobil dinas. cuaca panas yang mencapai 35 derajat Celsius untuk tatangan terpisah untuk pembalap. Khususnya mereka yang berasal dari negara-negara Asia dengan empat musim. Empat pengendara Indonesia memilih untuk bergabung peleton dan berada di urutan belakang.

jarak Bersepeda

Sekitar 60 km dari finish pembalap Hongkong melakukan serangan. Iran mengejar pembalap Muhamed Al Mansouri dan Mongolia pengendara yang berusaha memisahkan diri dari peloton. Ketiganya dikejar oleh pengendara dari Cina, Indonesia, Vietnam dan UEA. Namun, tim tetap stabil Kazastan memimpin peleton danbelum bereaksi. pengendara ketujuh mengejar tiga pembalap terdepan dan mereka bergabung dengan peleton yang berjarak sekitar 100 meter dari kelompok depan.

Segera pengendara telah bergabung dengan peleton kembali besar. Namun, tujuh pembalap terdepan kembali memisahkan diri dan berhasil membuat jarak dengan peleton itu. Sekitar 38 km sebelum finish, pada landai lurus dan menanjak. Jang serangan kembali dari kelompok kecil di depan, membuat jarak lima pembalap di belakang. posisinya di mengejar oleh pembalap Hong Kong W Lau. M Ganjkhanlou Iran dan Uzbekistan Muradjan terpaut Khalmuratov dari jarak sekitar 40 detik.

Kegagalan Indonesia Meraih medali
Indonesia gagal meraih medali dalam olahraga bersepeda road race putra Asian Games 2018 medali emas milik asal Alexey Lutsenko Kazahstan. Alexey memenangkan medali emas dalam bersepeda jalan dengan cacatan 3 jam 25.25 detik. Medali perak dimenangkan oleh Fumiyaki Beppu Jepang dan perunggu oleh Liphongyu Navuti dari Thailand mencatat waktu yang sama. Ras menempuh jarak 145,5 km diikuti oleh 57 atlet dari 18 negara. Itu dihapus dari halaman Kantor Bupati Subang, Jawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *